Total Tayangan Laman

Kamis, 17 Januari 2013

Apakah itu Legio Maria?

Banyak sekali kerasulan awam yang terdapat dalam Gereja Katolik. Tetapi ada sebuah perkumpulan awam yang begitu kuat pengaruhnya dalam Gereja. Hingga pendiri perserikatan awam tersebut diundang dalam Konsili Vatikan II. Kelompok kerasulan awam itu bernama "Legio Maria". Legio Maria didirikan oleh Frank Duff di Dublin, Irlandia pada tahun 1921.
Legio Maria (bahasa Latin: Legio Mariae) adalah sebuah kelompok kerasulan awam Katolik yang melayani Gereja Katolik secara sukarela. Legio Maria berjuang di bawah panji-panji Santa Maria Tak Bernoda dengan bersenjatakan doa-doa. Tujuan dari Legio Maria adalah mengusahakan supaya para anggotanya menghayati hidup seturut perintah Tuhan dan memancarkan cara hidup saleh dalam lingkungan di mana para anggotanya tinggal dengan karya kerasulan di bawah perlindungan Santa Maria Tak Bernoda. Tugas utama seorang legioner (anggota Legio Maria) adalah berdoa, karya kerasulan seperti misalnya mengunjungi orang sakit, dan membantu tugas paroki.
Menurut sejarahnya, pertama kali Legio Maria didirikan di Dublin, Irlandia, oleh orang awam Katolik, Frank Duff, pada 7 September 1921. Pada awal perkembangannya, Legio Maria sempat tersendat-sendat. Namun kemudian Legio Maria dapat berkembang dengan baik. Pada tahun 1931, Paus Pius X memuji karya kerasulan Legio Maria.
Untuk menjadi anggota Legio Maria, seseorang yang sudah dibaptis menjadi Katolik. Anggota Legio Maria terdiri dari anggota aktif dan anggota auxilier(yang membantu). Anggota aktif wajib terlibat dalam kegiatan rutin Legio Maria seperti menghadiri sidang/pertemuan anggota, melaksanakan tugas-tugas kerasulan, mendoakan Catena (Latin: Catena artinya rantai ikatan), dan lain-lain. Tugas anggota auxilier adalah berdoa Rosario dan Tessera.
Dewan tertinggi Legio Maria adalah Concilium di Dublin, Irlandia. Di bawahnya terdapat Senatus. Di bawah Senatus terdapat Commissium, kemudian Kuria dan terakhir Presidium.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar